BERSYUKUR

KIta harus bisa jadi hamba Allah yang selalu mensyukuri nikmat Allah. Jadilah Ahli Syukur, niscahya hidup kita selalu bahagia, karena bersyukur berarti mempertahankan nikmat. Pengertian syukur adalah : merasa dalam hati, menyebutnya dengan lidah dan mengerjakannya dengan anggota badan.

Maksudnya adalah, merasa dalam hati, misalnya mensyukuri semua nikmat hidup, nikmat rezeki, kepandaian dan seluruh alam semesta serta segala nikmat yang tidak terhitung jumlahnya yang Allah karuniakan dan sediakan untuk seluruh hamba-Nya.. Mengucapkan dengan lidah, bersukur, Alhamdulillah dengan sepenuh hati.

Dan maksdnya mengerjakan dengan anggota badan adalah, kita mensyukuri segala nikmat Allah untuk kita, sejak mula awal penciptaan kita, dimana Allah SWT selalu mengurus kita, memenuhi segala hajat kebutuhan kita, bahkan disaat kita belum mampu menyadari apa-apa saja yang menjadi hajat kebutuhan kita, Allah SWT telah melengkapinya. Ini semua wajib kita syukuri, dengan menjalankan semua perintah dan larangan-Nya dengan sebaik-baiknya, dengan tulus ikhlas, tanpa pamrih, tanpa merasa keberatan dan tidak bermalas-malasan.

Allah SWT sangat Maha Pengasih dan Penyayang pada kita semua, kita diperintah untuk mensyukuri nikmat Allah menurut kadar kekuatan yang diberikan Allah kepada kita, bukan sebanyak atau sebesar nikmat yang diberikan, sebab itu sangat tidak mungkin.  Allah memberi nikmat yang besar sesuai dengan kebesaran Allah, sedangkan Kita diharuskan mensyukuri nikmat dari Allah menurut kadar kelemahan dan kemampuan Kita.

Ketahuilah : Tiada Allah memberikan suatu nikmat pada hamba-Nya, kemudian hamba itu mengucap Alhamdulillah melainkan nilai pujian Alhamdulillah itu jauh lebih besar dari nikmat yang diberikan itu.

Nabi Dawud as berkata : Tuhanku, anak Adam ini telah Engkau beri pada tiap rambut ada nikmat diatas dan dibawahnya, maka bagaimana akan dapat menunaikan syukurnya kepada-Mu. 

Jawab Allah : Hai Dawud, Aku memberi sebanyak-banyaknya dan rela menerima yang sedikit, dan untuk mensyukuri nikmat itu cukup bila engkau mengetahui bahwa nikmat yang ada padamu itu dari Aku. (mengutip buku Al Hikam, Ibn Athaillah al Sakandari).

 Ayat-ayat dalam Al Quran yang memerintahkan kita mensyukuri nikmat Allah dapat dilihat di surah  : 2:152, 2:172, 2:239, 3:43, 3:123, 3:144, 3:145, 5:6, 5:89, 7:58, 7:144, 7:189, 14:7, 16:121, 27:40, 28:17, 28:73, 29:17, 31:12, 34:13, 39:66

Sebaiknya kita jadi hamba Allah yang selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Jagalah diri kita agar tidak menjadi hamba Allah yang tidak bisa mensyukuri nikmat dari Allah.

Dan bila ada dari kita yang masih merasa kurang puas dengan nikmat rezeki yang sedikit yang telah dikaruniakan Allah untuk kita, dan sering mengeluh, seperti tidak cukup dan sebagainya, maka sadarlah segera, karena  Nabi Muhammad saw bersabda, “Siapa yang tidak mensyukuri nikmat yang sedikit, maka tidak akan dapat mensyukuri nikmat yang banyak. Dan siapa yang tidak berterima kasih kepada sesama manusia, berarti tidak syukur kepada Allah” (Hadits Nabi saw dikutip dari Al Hikam, Ibn Athaillah al Sakandari)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 104 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: